Halaman

Jumat, 09 November 2012

Mengunjungi Yayorin


     


     Sekitar beberapa minggu yang lalu, saya dan teman-teman BBC ( Borneonews Bloggers Club ) mengunjungi yayasan orangutan yang ada di Pangkalan Bun.Nama dari yayasan ini adalah Yayorin. Tujuan kami datang ke yayorin adalah untuk menanyakan tentang hak asasi binatang khususnya orangutan.
     Di Yayorin ini udaranya sangat segar terus banyak sekali pohon-pohon yang besar dan rindang yang mungkin dapat melindungi kita dari panasnya sinar matahari. saya bilang mungkin karena waktu saya datang ke situ langit dalam keadaan mendung. meskipun baru pertama kali saya ke Yayorin, tapi keramahan yang ditujukan oleh petugas-petugas yang ada di Yayorin membuat saya seperti sering berkunjung kemari.
  

Kamis, 18 Oktober 2012

Sumpah Pemuda


Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah air Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
In English:
Firstly
We the sons and daughters of Indonesia, acknowledge one motherland, Indonesia.
Secondly
We the sons and daughters of Indonesia, acknowledge one nation, the nation of Indonesia.
Thirdly
We the sons and daughters of Indonesia, uphold the language of unity, Indonesia

Senin, 08 Oktober 2012

Pawai HUT Kobar ke 53



Hari kamis sekitar pukul 06.00 aku sudah harus berada di sekolah, karena seluruh warga SMPN-1 Arsel bersiap-siap untuk mengikuti pawai HUT Kobar yang ke 53. Kira-kira pukul 07.00 kami semua berangkat ke Kampung Baru untuk mengantri. Beberapa jam kami menunggu, rasa panas, gerah, capek, laper, dan haus menghantui kami.
Tentu saja aku juga kehausan. Ya udah sekarang kembali ke topik. Di pawai ini ada hal yang menarik. Ya ada 3 orang pria yang memakai kostum aneh. Pawai ini sangat meriah terlihat ada sejumlah penari adat dayak yang menunjukan keahliannya didepan bapak Bupati.
Tentu saja aku tidak melihatnya, aku hanya mendpatkan informasi dari bapakku. Akhirnya setelah menunggu lama, sekarang giliran SMPN-1 Arsel yang maju. Disepanjang perjalanan kami, aku melihat banyak sekali orang yang menontonku. Karena aku tidak menyangka kalau aku bisa seperti ini. Waktu kecil aku menjadi penonton dan sekarang aku yang ditonton. Rasanya aku sangat gimana gitu, emm.... aku tidak bisa menjelaskannya.
Untuk mengakhiri tulisanku ini teman-teman dapat melihat beberapa gambar. Dan semoga gambar-gambar ini dapat menggambarkan betapa meriahnya pawai HUT Kobar ini.